Ia asik bersembunyi di dinginnya bakau yang mulai
mengering
Aku sempat menghisapnya sekali
Saat itu ia lekas pergi tanpa menyentuh dasar
paru-paruku
Tak sehelaipun, hanya lewat dan setelahnya ia hilang
Terbawa angin yang mulai ragu
Apakah waktu dapat dijamahinya
Sedangkan waktu tak kunjung mendarat
Selepas ia hilang entah ke bagian bumi yang mana
Seketika ia hadir kembali
Membawa kabar yang tak layak kudengar
Ia bercerita tentang waktu yang mempertemukanku pada
perpisahan
Selepas itu badai datang menghapus waktu
Sedangkan waktu, mungkin ia teramat manis jika
dibicarakan
Apalagi perpisahan, perkara waktu yang tak dapat
dikatakan
Penulis: Achmad Fathoni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sematkan nama dan instansi. Gunakan tutur bahasa yang baik dan sopan.