| Ilustrasi oleh hercampus |
Aku memuntahkan
rayuan pada secarik kertas yang kutemukan dari laci lusut
Di dalamnya
terdapat rekaman deret potongan lagu yang kusebut
Dulu, aku hanya
memutarnya pada malam dengan mata terpejam
Setelahnya, aku
terbangun dan tak sengaja menatap wajah berbeda pada
orang yang sama
Pada mata itu,
aku menemukan bahagia dalam mataku
Pada mata itu,
aku menemukan mata jenuh dalam matamu
Lalu pada lembar
kedua, aku bahkan menemukan gantungan jawab yang menjulur
Terombang abing
pada keputusan untuk keluar atau menyimpan
Lalu pada lembar
terakhir aku menemukan kertas putih
Aku berhenti
menulismu
Sebab, tiada
kata yang wajib kutulis selain diam pada kenang
Dan pada sudut
kertas terakhir
Aku menemukan
titik sebagai tanda berakhir
Teruntukmu yang
terkenang
Penulis adalah mahasiswi jurusan Psikologi
Universitas Negeri Malang
Penulis: Ida Assyaida
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sematkan nama dan instansi. Gunakan tutur bahasa yang baik dan sopan.