Jumat, 04 Maret 2016

Elegi


Ilustrasi oleh Google

Detik Berderu menuju menit.
Keterdiaman tak pernah bersuara
Keheningan berlarut hingga lupa
Untuk apa ia bersikukuh

Bertahan
Dalam wujud kesunyian
Laku masih sepi
Cinta, tak lagi berarti

Sekeping rindu punah ditelan nestapa
Bersitahan pada bingkai bingkai kesedihan
Barangkali mati, lebih kau nikmati
Daripada hidup penuh elegi




Penulis adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Informatika
Universitas Negeri Malang




Penulis: Kurnia Ayuningtyas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sematkan nama dan instansi. Gunakan tutur bahasa yang baik dan sopan.