Tiap malam, di
bawah lampu jalan yang sama, seorang wanita datang dengan gaun yang sama selama
sewindu. Ia tak mau berganti baju karena ia khawatir sang pujaan hati tak
mengenalinya. Selama sewindu wanita itu dirundung rindu. Pria itu berjanji akan
menemuinya lagi, tapi entah kapan. Dalam balutan gaun putih polkadot, wanita
itu berdiri menghadap jalan raya tak peduli jika orang-orang menyebutknya gila.
Penulis adalah mahasiswi jurusan
Sastra Inggris
Universitas Negeri Malang
Penulis: Anggia Mirza

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sematkan nama dan instansi. Gunakan tutur bahasa yang baik dan sopan.