Si Buyung kecil
sedang duduk sambil memegang perut—menahan lapar, menanti ibunya yang berjanji
akan membawa beras. Si Buyung tak tahu bahwa rusuk ibunya remuk diinjak ratusan
orang yang berebut sekantong beras zakat fitrah.
Penulis adalah mahasiswi jurusan Sastra
Inggris
Universitas Negeri Malang
Penulis: Anggia Mirza

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sematkan nama dan instansi. Gunakan tutur bahasa yang baik dan sopan.