Jumat, 04 Maret 2016

Menunggu Waktu

 
Ilustrasi oleh Mudazine

Seorang gadis dan lelaki yang tengah diselimuti rindu dan tanya tengah beradu tatap. Si gadis yang tengah menitipkan tanya pada waktu, tak kunjung mendengar jawab. Si lelaki yang sedang bergumul dengan ragu pun menyandarkan harapnya pada waktu yang tak kunjung memberi pertanda. Baginya, mengungkapkan rasa adalah aib. Lalu, si pria berjanji pada dirinya sendiri, “Baiklah, besok.” Esoknya si pria datang menemui si gadis, namun sayang si gadis telah tiada.



Penulis adalah mahasiswi jurusan Sastra Inggris

Universitas Negeri Malang



Penulis: Anggia Mirza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sematkan nama dan instansi. Gunakan tutur bahasa yang baik dan sopan.